Bali Jadi Saksi: Diskominfo menciptakan detak Jantung yang Sama di Balik Prestasi Gemilang PPID Awards

  • Jan 04, 2026
  • M. David Kuswara
  • Budaya, Hiburan & Gaya Hidup

​BALI [29/12/25]– Deru mesin pesawat yang mendarat di Bandara Ngurah Rai menjadi awal dari sebuah babak baru bagi tiga kelompok pejuang informasi: KIM Jeki, KIM Tegal Gede, dan KIM Suco. Bukan sekadar perjalanan biasa, keberangkatan mereka ke Bali merupakan hadiah istimewa dari Diskominfo atas prestasi gemilang mereka menyabet juara dalam ajang bergengsi PPID Awards.

​Namun, di balik selebrasi kemenangan, ada sesuatu yang lebih manis yang tumbuh di antara mereka: sebuah keharmonisan yang mendalam.

​Jika sebelumnya mereka bersaing dalam inovasi dan keterbukaan informasi, atmosfer kompetisi itu kini luruh, digantikan oleh tawa yang pecah di bawah matahari Pantai Kuta. Perjalanan ini seolah menjadi "ruang temu" bagi jiwa-jiwa yang selama ini sibuk berdedikasi untuk masyarakat.

​"Dulu kami saling lirik prestasi, sekarang kami saling rangkul seperti saudara. Bali menyatukan kami lebih dari sekadar urusan kerja," ungkap David KIM JEKI dengan mata berbinar.

​Selama di Bali, ketiganya melewati berbagai momen yang menguatkan ikatan emosional:

  • ​Senja di tepi Pandawa : Di bawah langit yang perlahan memerah, anggota KIM Jeki, Reng Tegal Gede, dan Suco duduk berdampingan menyaksikan Tari Kecak. Di sana, mereka berbagi cerita tentang suka duka mengelola informasi di desa masing-masing.
  • Makan Malam yang Akrab: Di atas meja makan yang penuh dengan hidangan khas Bali, tidak ada lagi sekat formalitas. Mereka bercanda, berbagi tips, hingga merencanakan kolaborasi lintas wilayah di masa depan.
  • ​Saling Menguatkan: Perjalanan ini menunjukkan bahwa meski berasal dari wilayah yang berbeda, mereka memiliki detak jantung yang sama—ingin memajukan masyarakat melalui informasi.

​Keharmonisan ini tidak lepas dari peran Diskominfo yang telah memberikan apresiasi luar biasa. Hadiah ini tidak hanya menjadi simbol penghargaan atas kerja keras mereka di PPID Awards, tetapi juga menjadi sarana bonding yang efektif.

​Kini, KIM Jeki, KIM Reng Tegal Gede, dan KIM Suco pulang bukan hanya membawa oleh-oleh khas Bali, tetapi membawa pulang keluarga baru. Mereka membuktikan bahwa prestasi yang diraih dengan kerja keras akan membuahkan kemanisan, dan persahabatan yang tulus adalah hadiah yang jauh lebih besar dari trofi mana pun.

Bali telah menjadi saksi bahwa informasi bisa menyatukan, kompetisi bisa mendewasakan, dan penghargaan bisa mengharmoniskan. Ketiga KIM ini kini siap kembali mengabdi dengan semangat persaudaraan yang lebih erat dari sebelumnya.