Gagasan dari tanah tape yang dibawa ke JEKI menjadi sebongkah berlian

  • Mar 31, 2026
  • M. David Kuswara
  • Sosial, kesehatan & Pendidikan, Budaya, Hiburan & Gaya Hidup

Tanah tape [30/03/2026] – Sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah dan dedikasi, pengurus KIM Jember Kidul (JEKI) melakukan kunjungan spesial ke kediaman sosok pendiri KIM JEKI yang kini berdomisili di Tanah Tape. Kunjungan ini dilaksanakan dalam suasana kekeluargaan yang hangat untuk mempererat tali silaturahmi antar-generasi pengelola informasi masyarakat.

Kunjungan ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan momen refleksi bagi pengurus aktif untuk menimba ilmu dan mendengarkan langsung filosofi awal berdirinya KIM JEKI.

Dikenal dengan julukan Tanah Tape menjadi saksi pertemuan antara pengurus KIM JEKI saat ini dengan tokoh perintis yang telah meletakkan batu pertama perjuangan literasi digital di Jember Kidul. Dalam pertemuan tersebut, banyak dibahas mengenai tantangan awal saat membangun wadah informasi bagi warga Jember Kidul agar melek teknologi dan berita.

Ada beberapa poin penting yang menjadi inti dari pertemuan di kediaman sang pendiri:

  • Penghormatan (Homage): Mengapresiasi jasa pendiri yang telah memberikan dedikasi waktu dan pikiran demi kemajuan KIM JEKI.
  • Transfer Pengetahuan: Mendengarkan wejangan dan saran strategis mengenai pengelolaan komunitas informasi di era digital yang semakin dinamis.
  • Sinergi Berkelanjutan: Memastikan bahwa semangat "JEKI KERAMAT" tetap berkobar meskipun terdapat perbedaan generasi kepengurusan.

Ketua KIM JEKI menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi amunisi semangat baru bagi tim. Mengenal akar sejarah organisasi di Jember Kidul adalah kunci untuk menentukan arah perkembangan media komunitas ke depannya.

Datang ke Tanah Tape dan bertemu langsung dengan sosok yang mengawali semua ini adalah pengingat bagi kami bahwa KIM JEKI dibangun dengan semangat pengabdian. Kami ingin terus membawa nilai-nilai yang beliau tanamkan untuk memajukan Jember Kidul melalui informasi yang akurat dan bermanfaat," ujar Huda KIM JEKI.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan foto bersama dan ramah tamah, menandai bahwa jarak antara Suwar-suwir dan Tape tidak menjadi penghalang bagi rasa persaudaraan dan rasa hormat yang mendalam terhadap para senior penggerak informasi.