Inovasi JEKI KUTAH MILI Yang Hari Ini Dibawakan PKK Kabupaten: Gagasan Lama yang Meramal Masa Depan

  • Jul 09, 2026
  • M. David Kuswara
  • Politik & Kepemerintahan , Sosial, kesehatan & Pendidikan

Jember Kidul [09/072026] – Sebuah ide cemerlang yang berdampak luas memang selalu menemukan jalannya untuk meluas, bahkan kadang melampaui sekat birokrasi asalnya. Program inovatif KUTAH MILI (Kumpulin Jelantah Untuk Lingkungan) yang lahir dari rahim Kelurahan Jember Kidul (JEKI), hari ini resmi diangkat menjadi materi sosialisasi oleh Kelompok Kerja (Pokja) 3 Tim Penggerak PKK Kabupaten Jember.

Langkah PKK Kabupaten ini setidaknya membuktikan satu hal: formula lingkungan-ekonomi yang dirancang di JEKI adalah solusi jitu yang dinanti-nanti tingkat kabupaten.

Bagi warga Jember Kidul, program pengumpulan minyak goreng bekas agar tidak dibuang ke saluran air atau bak cuci piring ini bukanlah hal baru. Konsep ini sudah matang dipikirkan dan digagas oleh Pakde Nono selaku Lurah JEKI sejak tahun 2024 silam.

Saat itu, visi yang dibangun adalah menciptakan ekosistem sirkular: warga menyetor jelantah, dibeli oleh Pengurus PKK RW, lalu dikelola bersama Pengurus PKK Kelurahan. Hasilnya? Saluran air warga bebas dari sumbatan lemak yang merusak lingkungan, dan ada tambahan penghasilan nyata yang masuk ke dapur warga serta kas PKK setempat.

Butuh waktu hingga tahun ini bagi struktur di atasnya untuk menyadari bahwa apa yang sudah berjalan di Jember Kidul adalah sebuah terobosan penting. Pokja 3 PKK Kabupaten Jember langsung memboyong konsep KUTAH MILI ini ke panggung sosialisasi kabupaten untuk direplikasi di wilayah lain.

Meskipun proses adopsi program ini berjalan sepihak tanpa melibatkan pihak Kelurahan Jember Kidul dalam persiapannya, manfaat dari esensi KUTAH MILI tetap tidak bisa dikesampingkan. Sosialisasi yang dilakukan PKK Kabupaten hari ini menegaskan bahwa sistem yang dirancang Pakde Nono dan kader PKK JEKI dua tahun lalu memang sangat aplikatif dan bernilai tinggi.

"Jika sebuah gagasan dari tingkat kelurahan akhirnya dipakai dan disosialisasikan di tingkat kabupaten artinya inovasi kami di Jember Kidul sejak 2024 memang terbukti unggul dan visioner," 

Kini, KUTAH MILI telah meluas. Biar bagaimanapun, publik dan sejarah program ini akan selalu mencatat bahwa gerakan menyelamatkan lingkungan dari limbah dapur warga ini berakar kuat di Jember Kidul, hasil buah pikiran tahun 2024 yang kini menjadi inspirasi (dan materi) bagi Kabupaten Jember.