Perkuat Ketahanan Keluarga, Pokja 1 Jember Kidul Sosialisasi Pencegahan Perkawinan Anak hingga KDRT

  • Apr 17, 2026
  • M. David Kuswara
  • Sosial, kesehatan & Pendidikan, Budaya, Hiburan & Gaya Hidup

Jember Kidul [17/04/2026] SI JUKI (Seputar Informasi Jangkauan JEKI) – Kelurahan Jember Kidul terus berkomitmen meningkatkan kualitas hidup dan perlindungan masyarakatnya. Hal ini dibuktikan melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan Perkawinan Anak, Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UUPKDRT), dan Gender yang digelar oleh Pokja 1 TP PKK Kelurahan Jember Kidul pada Jumat (17/4/2026).

Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini bertempat di Pendopo Kelurahan Jember Kidul dan diikuti dengan antusias oleh sedikitnya 30 peserta yang terdiri dari pengurus PKK, tokoh masyarakat, dan perwakilan warga setempat.

Hadir sebagai narasumber utama adalah Ibu Dr. Dra. Hj. Hamdanah Utsman, M.Hum. bersama tim dosen dari Universitas Islam Jember (UIJ). Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa edukasi mengenai kesetaraan gender dan pencegahan kekerasan dalam rumah tangga harus dimulai dari unit terkecil masyarakat, yaitu keluarga.

Pencegahan perkawinan anak bukan hanya soal usia, tapi soal kesiapan mental, fisik, dan ekonomi demi melahirkan generasi yang berkualitas di masa depan," ujar Dr. Hamdanah di hadapan para peserta.

Kegiatan ini menyoroti tiga isu krusial yang saling berkaitan:

  • Pencegahan Perkawinan Anak: Mengedukasi orang tua mengenai risiko kesehatan dan sosial bagi anak yang menikah dini.
  • UUPKDRT: Memberikan pemahaman hukum mengenai perlindungan anggota keluarga dari segala bentuk kekerasan.
  • Kesadaran Gender: Membangun pemahaman bahwa peran laki-laki dan perempuan dalam keluarga bersifat komplementer dan setara dalam pengambilan keputusan. 

Melalui giat Pokja 1 ini, diharapkan para peserta dapat menjadi agen perubahan (agent of change) di lingkungan masing-masing. Dengan informasi yang tepat, diharapkan angka perkawinan dini di wilayah Jember Kidul dapat ditekan, serta tercipta lingkungan domestik yang aman dan harmonis tanpa kekerasan.

Acara ditutup dengan sesi diskusi interaktif, di mana warga berkesempatan berkonsultasi langsung dengan tim dosen UIJ mengenai permasalahan sosial yang sering ditemui di lingkungan sekitar.

 

Redaksi : KIM JEKI