Tingkatkan Kesiagaan Warga Kota, Destana JEKI Warnai Greentonic di Kelurahan Kepatihan

  • Feb 21, 2026
  • M. David Kuswara
  • Sosial, kesehatan & Pendidikan

Kepatihan [21/02/2026] SI JUKI (Seputar Informasi Jangkauan JEKI) – Semarak kampanye lingkungan dalam tajuk Greentonic yang digelar di Kelurahan Kepatihan tampil beda dengan kehadiran tim Destana JEKI (Desa Tangguh Bencana Jember Kidul). Kehadiran inovasi edukasi bencana ini memberikan dimensi baru bagi warga Kepatihan: bahwa mencintai lingkungan harus sejalan dengan kesiapan menghadapi bencana.

​Kelurahan Kepatihan, sebagai salah satu area pusat kota yang padat penduduk, memiliki karakteristik risiko bencana yang unik, seperti kebakaran pemukiman maupun luapan drainase. Destana JEKI hadir untuk menjawab tantangan tersebut dengan metode yang tidak kaku.

​Berikut adalah beberapa agenda utama Destana JEKI dalam acara tersebut :

​Pojok Literasi Bencana: Menyediakan materi visual yang menarik mengenai langkah-langkah penyelamatan diri saat gempa bumi dan kebakaran di area padat penduduk.

​Simulasi Interaktif JEKI: Menggunakan alat peraga edukatif yang memungkinkan warga, terutama anak-anak sekolah di wilayah Kepatihan, belajar mitigasi sambil bermain.

​Sinergi Lingkungan & Mitigasi: Menekankan pesan bahwa pengelolaan sampah yang buruk (isu utama Greentonic) adalah pemicu utama bencana banjir perkotaan.

​Kehadiran Destana JEKI di Greentonic Kepatihan ini diharapkan menjadi pemicu terbentuknya lingkungan yang lebih resilien (tangguh). Pihak penyelenggara menekankan bahwa kesadaran bencana tidak boleh hanya dimiliki oleh masyarakat di daerah pegunungan atau pesisir, tetapi juga warga di tengah kota seperti Kepatihan.

​"Kami ingin warga Kepatihan tidak hanya peduli pada penghijauan (Green), tapi juga cerdas secara mitigasi. Destana JEKI adalah mitra tepat untuk menyampaikan pesan keselamatan ini dengan cara yang seru dan masuk ke semua kalangan," ujar salah satu koordinator acara.

​Dengan berakhirnya kegiatan Greentonic ini, diharapkan warga Kelurahan Kepatihan memiliki bekal pengetahuan yang lebih mantap dalam menjaga lingkungan sekaligus melindungi diri dari potensi bahaya di masa depan.